Selamat Menunaikan Ibadah Puasa dibulan ramadhan 1431 Hijriah / 2010 Masehi, semoga amal ibadah kita diterima disisi Allah SWT...

BERSAMA MU

pidien-ly.blogspot.com

 
Jumlah Pengunjung
TIME
Jadwal Shalat
Kalender

Free Blog Content

Berita Terbaru
Uang Ekstra
DepositEkstra.com - Program Rencana Kebebasan Finansial Bersama
Other things
isi teks lain
KOMPLIKASI RESPIRATORIK PADA OBESITAS
Jumat, 01 Februari 2008

Obesitas yang menjadi epidemi di beberapa negara maju dan negara-negara berkembang sebenarnya dapat dianggap sebagai akibat kemajuan di bidang ekonomi, sosial, dan teknologi dalam beberapa dekade terakhir. Bahan makanan tersedia berlimpah dengan harga yang relatif murah. Makanan dengan kandungan kalori yang tinggi tersedia di banyak gerai-gerai makanan cepat saji di kota-kota besar. Teknologi yang memberikan kemudahan dan penggunaan alat-alat elektronik telah menjadi gaya hidup sehari-hari yang mengakibatkan kurangnya aktifitas fisik. Namun selain faktor perilaku dan lingkungan tersebut, faktor genetik juga ikut berperan pada timbulnya obesitas.

Prevalensi obesitas terus meningkat secara dramatis dari sekitar 9,4% pada National Health and Nutrition Examination Survey/NHANES I (1971-1974) menjadi 14,5% pada NHANES II (1976-1980), 22,5% pada NHANES III (19881994), dan 30% pada survey tahun 1999-2000.

Obesitas, khususnya obesitas sentral (abdominal), berasosiasi dengan sejumlah gangguan metabolisme dan penyakit dengan morbiditas dan mortalitas yang tinggi antara lain: resistensi insulin dan diabetes mellitus, hipertensi, hiperlipidemia, aterosklerosis, penyakit hati dan kandung empedu, bahkan beberapa jenis kanker. Selain itu obesitas (khususnya tipe morbid) juga berasosiasi dengan beberapa jenis gangguan pernafasan. Perubahan yang terjadi antara lain meliputi: mekanika pernafasan, tahanan aliran udara, pola pernafasan, pertukaran gas dan respiratory drive, yang akhirnya mengakibatkan abnormalitas tes faal paru.

Obesitas merupakan penyebab utama penurunan kapasitas latihan fisik dan gangguan pernafasan pada saat tidur (obstructive sleep apnea syndrome [OSAS]). Sebagian kecil penderita obesitas morbid mengalami hipoksia dan hipekarbia kronik tanpa adanya kelainan parenkim paru (obesity-hypoventilation syndrome [OHS]). Makalah ini akan membahas dampak obesitas pada sistem pernafasan, kelainan faal paru yang ditimbulkannya, serta manfast penurunan berat badan
posted by PidieN @ 02.49.00  
0 Comments:
Posting Komentar
<< Home
 
BioDaTa

Name: PidieN
Home: Jakarta, Jakarta, Indonesia
About Me: >> Kenalan Dulu.... Selanjutnya terserah Anda...
Lihat Lebih Rinci
Menu Post
Archives
Links
Pesan Pengunjung
Pencarian LainNya
Google
Powered by

Free Blogger Templates

BLOGGER

© 2007 BERSAMA MU ------ pidien_pcr@yahoo.com----- MUHAFIDIN.com